13 Juni 2026 - 22:09
Wakil Ketua Majlis Wahdat-e-Muslimeen Pakistan: Ayatullah Khamenei adalah Jantung Dunia Islam

Wakil Ketua Partai Majlis Wahdat-e-Muslimeen Pakistan, Hujjatul Islam Sayyid Ahmad Iqbal Rizvi, menyatakan bahwa syahid Ayatullah Agung Sayyid Ali Husaini Khamenei merupakan sosok yang tidak hanya milik Iran, tetapi juga milik seluruh umat Islam.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Wakil Ketua Partai Majlis Wahdat-e-Muslimeen Pakistan, Hujjatul Islam Sayyid Ahmad Iqbal Rizvi, menyatakan bahwa syahid Ayatullah Agung Sayyid Ali Husaini Khamenei merupakan sosok yang tidak hanya milik Iran, tetapi juga milik seluruh umat Islam.

Dalam wawancaranya dengan Kantor Berita ABNA, ia menyampaikan belasungkawa atas syahadah Pemimpin Revolusi Islam dan menjelaskan pandangan beliau mengenai Pakistan serta hubungan antara Iran dan Pakistan.

"Jantung dan Ruh Dunia Islam"

Iqbal Rizvi mengecam keras serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran serta menyatakan bahwa syahadah Ayatullah Khamenei merupakan kehilangan besar bagi dunia Islam dan kemanusiaan.

"Beliau adalah jantung dan ruh dunia Islam serta revolusi. Syahadah beliau merupakan kerugian besar bagi umat Islam. Namun syahadah adalah kemuliaan yang layak bagi tokoh agung seperti beliau," ujarnya.

Pakistan Memiliki Posisi Penting dalam Pandangan Khamenei

Menurut Rizvi, Ayatullah Khamenei selalu memandang Pakistan sebagai salah satu negara paling penting dan berpengaruh di dunia Islam karena memiliki potensi besar dalam bidang agama, budaya, dan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa dalam pandangan Khamenei, Pakistan bukan sekadar negara tetangga Iran, tetapi bagian penting dari umat Islam yang memiliki ikatan sejarah, budaya, dan keagamaan yang mendalam dengan Iran.

Islam sebagai Ikatan Utama Iran dan Pakistan

Rizvi menjelaskan bahwa Ayatullah Khamenei berkali-kali menegaskan bahwa rakyat Pakistan, baik Syiah maupun Sunni, adalah masyarakat yang religius, berkomitmen terhadap Islam, dan memiliki kecintaan yang kuat kepada Ahlulbait.

Menurutnya, Pemimpin Revolusi Islam memandang komitmen terhadap nilai-nilai Islam sebagai modal terbesar Pakistan dan faktor utama kekuatan negara tersebut.

Karena itu, beliau juga menilai keberhasilan para pemimpin Pakistan sangat bergantung pada kedekatan mereka dengan ajaran Islam dan penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan.

Hubungan Iran-Pakistan Berbasis Persaudaraan Umat

Iqbal Rizvi menekankan bahwa Ayatullah Khamenei memandang hubungan Iran dan Pakistan bukan sekadar hubungan diplomatik antarnegara.

Menurutnya, hubungan kedua negara berdiri di atas fondasi yang lebih dalam, yaitu persaudaraan Islam, ikatan budaya, sejarah bersama, dan hubungan antarmasyarakat.

"Beliau selalu menegaskan bahwa Islam adalah penghubung terbesar antara kedua negara dan bahwa rakyat Pakistan, baik Syiah maupun Sunni, adalah saudara bagi rakyat Muslim Iran," katanya.

Rakyat Menjadi Poros Hubungan Kedua Negara

Rizvi menjelaskan bahwa dalam pemikiran Ayatullah Khamenei, rakyat merupakan pilar utama hubungan Iran dan Pakistan.

Beliau sering berbicara tentang keimanan masyarakat Pakistan, kecintaan mereka kepada Ahlulbait, dan potensi besar rakyat kedua negara sebagai jaminan kokohnya hubungan bilateral.

Karena itu, menurutnya, meskipun kadang muncul perbedaan politik atau persoalan diplomatik, ikatan keagamaan dan hubungan antarmasyarakat akan tetap menjaga hubungan kedua bangsa.

Palestina, Kashmir, dan Persatuan Umat

Rizvi mengatakan Ayatullah Khamenei selalu mendorong kerja sama Iran dan Pakistan dalam isu-isu besar dunia Islam, seperti:

  • Palestina,

  • Kashmir,

  • persatuan umat Islam,

  • serta menghadapi berbagai konspirasi terhadap dunia Islam.

Menurutnya, kerja sama tersebut lahir dari tanggung jawab bersama sebagai bagian dari umat Islam, bukan sekadar kepentingan politik sesaat.

Reaksi Masyarakat Pakistan

Ia juga menyoroti berbagai aksi dan pertemuan yang digelar di Karachi, Islamabad, Gilgit-Baltistan, dan berbagai wilayah Pakistan setelah syahadah Ayatullah Khamenei.

Menurutnya, respons luas masyarakat Pakistan menunjukkan adanya ikatan emosional dan intelektual yang mendalam dengan nilai-nilai yang selama ini diperjuangkan Revolusi Islam Iran, seperti:

  • kemerdekaan,

  • kehormatan Islam,

  • pembelaan terhadap kaum tertindas,

  • persatuan umat Islam,

  • dan perlawanan terhadap dominasi asing.

Faktor Utama Persatuan Iran dan Pakistan

Di akhir wawancara, Iqbal Rizvi menegaskan bahwa faktor utama yang mempersatukan rakyat Iran dan Pakistan bukanlah peristiwa politik yang bersifat sementara, melainkan:

  • iman yang sama,

  • kecintaan kepada Ahlulbait,

  • perjuangan menegakkan keadilan,

  • dan rasa tanggung jawab terhadap masa depan umat Islam.

Menurutnya, nilai-nilai inilah yang selalu ditekankan oleh Ayatullah Khamenei dan menjadi fondasi kokoh hubungan antara kedua bangsa Muslim tersebut. 

Your Comment

You are replying to: .
captcha